ShoutMix chat widget
[close]

COSPLAY


COSPLAY



Demam budaya Jepang di Indonesia memang belum usai. Keunikan dari kebudayaan Jepang ini banyak diikuti oleh kalangan anak-anak sampai dewasa, tidak terbatas hanya pada anime atau manga saja, tidak sedikit pula yang menggemari musik, film, bahkan budaya Jepang itu sendiri.



Trend busana Harajuku sudah mulai umum diikuti. Kini ada hobi baru yang sudah mulai ada komunitasnya, Cosplay. Cosplay singkatan dari Costum Player yaitu hobi mengenakan pakaian beserta asesoris dan rias wajah dari sumber inspirasinya. Pelaku Cosplay disebut Cosplayer atau disingkat layer. Di Jepang, perserta Cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dojin circle), seperti Comic Market atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual kei. Penggemar Cosplay termasuk cosplayer maupun non-cosplayer sudah tersebar di penjuru dunia.

Komunitas Cosplay di Indonesia saat ini sedang berkembang pesat, bahkan hampir di setiap acara bertema Jepang diadakan pula lomba Cosplay sebagai salah satu acaranya. Dalam lomba tersebut para cosplayer berkesempatan untuk unjuk gigi kreatifitas dalam kostum yang dikenakan dan keahlian membawakan karakter yang diperankan semirip mungkin. Sebagian besar cosplayer mengikuti lomba bukan semata-mata untuk mendapat hadiah. Yang terpenting adalah kepuasan pribasi atas kecintaan mereka pada karakter yang mereka pernakan, dan angan-angan untuk menjadi karakter yang mereka sukai dapat terwujud dalam cosplay.

Kebanyakan karakter yang diperankan berasal dari anime Jepang atau manga. Namun lama kelamaan mulai muncul cosplay penyanyi atau artis-artis Jepang, karena saat ini pun artis Jepang telah memiliki ciri khas tersendiri dalam fashion. Salah satunya dalah visual kei, yaitu istilah untuk fashion dengan dandanan dan busana serba gothik dan misterius. Aliran ini pun telah memiliki komunitas dan penggemar tidak sedikit. Ada juga istilah crossdresser , yaitu perempuan memerankan karakter laki-laki dan laki-laki memerankan karakter perempuan. Hal ini sama sekali tak dilarang, malah membuka kesempatan para cosplayer untuk berekspresi secara bebas. Dalam Cosplay, tidak hanya kostum yang dikenakan saja yang diperhatikan. Keahlian cosplayer untuk membawakan ciri khas karakter, seperti gaya dan ucapan juga dilihat.

Kreatifitas dalam membuat kostum juga merupakan poin penting dalam Cosplay. Kita tak selalu harus membeli bahan yang sama persis dengan aslinya dengan harga yang mahal. Baju atau barang bekas pun dalam disulap menjadi kostum yang menarik tak kalah bagus. Beberapa cosplayer mungkin masih meminta tukang jahit untuk menjahit baju Cosplay mereka. Bahkan di toko-toko tertentu ada yang menjual dan menyewakan kostum Cosplay.

Cosplay merupakan fenomena yang sudah mendunia terutama untuk penggemar Jepang dan anime/manga. Tiap tahun pun rutin diadakan World Cosplay Summit atau lomba Cosplay dunia. Tahun ini pun ada sekitar 12-14 negara yang berpartisipasi.

5 komentar:

Feri 'akuma' Wiliandi mengatakan...

tes

Anonim mengatakan...

otak gw lg kosong kum, jd ga da ide...hahahaha

insideman mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...

hahaha,,iseng duank gw boz...
salam ....

Posting Komentar

advertise

About Me

Foto saya
I'm just an ordinary person who really likes everything about Japan, and I'm just trying to give what I know about Japan

Sponsor



Masukkan Code ini K1-FE41A2-1

Admin